Jumat, 18 November 2016

6 Kunci Sukses Belajar Bahasa Asing dari para polyglot

6 Kunci Sukses Belajar Bahasa Asing dari para polyglot




6 Kunci Sukses Belajar bahasa Asing dari para polyglot.



Siapa itu polyglot?



Poliglot adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menguasai banyak bahasa. Ada yang bilang standarnya paling sedikit lima bahasa baru diberi gelar poliglot.



Berapa pun jumlahnya akan membuat kagum kita sebagai orang awam karena berjuang untuk menguasai satu bahasa asing saja kita sudah kesulitan.


Akhir-akhir ini memang saya tertarik pada golongan ini, namun saya tidak terlalu berambisi untuk menguasai bahasa asing lain selain bahasa Inggris walaupun kemarin sempat belajar bahasa Spanyol dan bahasa jerman.


polyglot, poliglot, belajar bahasa inggris, tips belajar bahasa Inggris,
sumber :www.davidmansaray.com


Apa yang menarik dari para poliglot ini adalah metode dan teknik yang mereka gunakan dalam mempelajari bahasa tertentu.

Mereka menggunakan pendekatan yang berbeda dari apa yang selama ini kita pelajari di sekolah.

Berikut beberapa metode yang lazim mereka gunakan



Punya jadwal dan prioritas belajar



Tidak hanya belajar sekolah saja yang memiliki jadwal tapi di tiap bidang seharusnya memiliki hal ini sebagai salah satu alat untuk mendisplinkan kita agar bisa mencapai tujuan yang diinginkan. 

Kebanyakan poliglot memulai jadwal belajarnya di pagi hari terlebih jika harus bekerja di sebuah perusahaan tertentu.

Jadwalnya pun tidak ada yang terlalu istimewa namun dilakukan secara rutin setiap hari. 

Apakah memerlukan durasi yang lama?

Nyatanya ada juga yang melakukannya selama 30 menit saja.

Namun mereka sudah punya target dan prioritas, bagian mana yang akan dipelajari. 

Berapa lama waktu yang akan ditempuh. 

Pokoknya lebih spesifik.

Contohnya Benny Lewis dalam blognya Fluent in 3 months memasang target untuk menguasai suatu bahasa dalam kurun waktu tiga bulan.

Ia mengatakan bahwa untuk mencapai tujuan kita harus lebih spesifik lagi supaya belajarnya tidak senin kamis bila perlu bayar agar kita belajar tanggung jawab dan serius.

Jadwal di sini tidak melulu harus membaca buku grammar atau menghafal kosa kata dalam jumlah tertentu namun juga termasuk mendengarkan podcast bahkan mungkin belajar online via chat dengan para tentor.

Skemanya belajarnya jelas dan tidak asal-asalan. 

Jadi kalau kita berasumsi tidak bisa, sudah mencoba belum membuat jadwal dan prioritas yang benar belum.

Sekarang kalau belum punya jadwal, buat rencana yang matang, tentu prioritas dan berapa lama target belajar kita.

Ingat ini jadwal kita yang buat sendiri, jangan karena kita yang buat kita juga yang langgar.




Belajar dengan Flashcard



Masih ada yang asing dengan flashcard ?

Flashcard adalah kartu yang ditulisi kata bahasa asing yang ingin kita pelajari dan artinya di bagian belakang.

Ini adalah salah satu cara lama untuk belajar vocabulary.

Beberapa poliglot memodifikasi flashcard ini dengan menempelkannya langsung pada benda-benda yang bersangkutan.

Misalnya untuk menghafal nama-nama benda di dapur, mereka akan menempelkan kartunya di sana. Entah itu di gelas, lemari, sendok, piring, dsb.

Inti dari kegiatan ini adalah untuk mengingat arti katanya.

Namun dengan kemajuan teknologi sekarang banyak dari mereka menggunakan aplikasi smartphone seperti Anki dan Memrise.

Anki adalah salah satu aplikasi flashcard yang sering direkomendasikan. 

Cara penggunaannya gampang, kita tinggal memasukkan kata yang ingin kita ingat lalu artinya atau dibalik juga bisa.

Nanti, aplikasi tersebut akan menampilkan kumpulan kata yang sudah dimasukkan tadi dan kita menebak artinya. 

Biasanya satu kelompok terdiri dari 20 sampai 30 saja, biar tidak terlalu sulit.

Kalau benar, kita bisa menunda mempelajari kata tersebut selama 1 hari, 2 hari bahkan satu bulan kemudian.


Biarpun menggunakan konsep belajar seperti ini terkesan jadul, yaitu menghafal kata demi kata namun cara ini masih cukup populer hingga saat ini.



Mengoleksi Podcast




Hampir semua polyglot mengatakan bahwa mendengarkan adalah elemen yang paling penting dalam proses belajar dan salah satu sumber belajar terbarunya saat ini adalah dengan podcast.

Beberapa poliglot bahkan menceritakan bahwa mereka tetap akan mendengarkan podcast ketika makan dan bekerja.

Karena variasi podcast sangat banyak maka terdapat banyak pilihan. Misalnya berfokus belajar bahasa di bisnis dianjurkan mendengarkan podcast tentang bisnis.

Mau yang gratis ada dan berbayar pun ada.

Penggunaannya yang sangat mudah menjadi salah satu alasan mengapa podcast begitu populer.

Ya podcast itu sama kayak lagu mp3 hanya saja berisi rekaman berita, wawancara atau dialog.

Tidak ada bedanya dengan streaming radio online.

Bisa kita download di smartphone lalu dengarkan secara offline dan dimana saja. Contoh aplikasi podcast yang populer adalah Sticher di Android.






Berlatih menirukan suara atau teknik shadowing



Teknik menirukan suara (imitating) ini adalah teknik yang digunakan anak kecil ketika pertama kali belajar bicara.

Mengapa kok teknik ini jadi populer di kalangan poliglot ?

Salah pengucapan bisa berakibat salah arti dan menyebabkan miss comunication seperti angka tiga (three) dibaca dengan pengucapan pohon (tree) dan angka 6 (six) di baca sakit (sick).

Nah, para poliglot belajar banyak juga tentang pronunciation atau pengucapan supaya tidak salah dalam penyebutan serta artinya.



Punya referensi buku dan kamus



Tidak bisa dipungkiri bahwa kita harus punya buku referensi untuk belajar.
Biasanya buku-buku tentang grammar. Sering mereka menyinggung tentang Assimil, saya terus terang belum pernah mencobanya karena harga yang wah. 

Buku referensi ini sebenarnya bisa di akali dengan cara mendownload ebook. 

Saya punya beberapa ebook grammar tidak hanya bahasa Inggris namun juga bahasa lain seperti Jerman, Spanyol, Belanda, China, Rusia, Arab bahkan Thailand.

Cuma koleksi dulu siapa tahu nanti ada waktu untuk mempelajarinya.

Sedangkan kamus sendiri sangat dianjurkan untuk menggunakan kamus bahasa A ke bahasa A, misalnya kamus Inggris Inggris atau kamus Perancis ke Perancis.

Alasannya, kamus tipe ini tidak hanya menjelaskan makna dari sebuah kata tapi juga memberikan contoh penggunaan kata tersebut dalam konteks kalimat atau ungkapan/prasa tertentu.

Kalau kamus Inggris Inggris yang saya pakai adalah kamus terbitan Oxford yang tebal. 

Bagaimana kalau buku yang bagus tersebut tidak dijual di toko buku terdekat ?

Tinggal cari aja via online yang penting tahu dulu buku mana yang akan di beli.



Menyewa tutor atau ikut kelas online



Biarpun kebanyakan dari poliglot merupakan tipe yang bisa mempelajari bahasa secara mandiri bukan berarti mereka tidak mengambil kelas tertentu.

Sekarang situs seperti italki menawarkan banyak tutor yang bisa mengajari kita lewat kelas online.

Di sana kita tidak hanya belajar grammar tapi juga belajar berkomunikasi, berbicara, mendengarkan bahkan mungkin menulis.

Kesalahan kita akan dikoreksi langsung oleh para pengajar yang sudah memiliki sertifikat mengajar yang sah dan berpengalaman serta dari negara penutur aslinya.

Kita juga bebas memilih belajar dengan tutor yang mana dan jamnya pun bisa ditentukan oleh kita sendiri.

Dari pengalaman para poliglot tidak jarang mereka akan mengambil kelas seperti itu sekali atau dua kali dalam seminggu.

Saya sendiri terus terang belum pernah mencoba cara ini, mungkin ada sebagian teman-teman pembaca pernah, silahkan sharing di bawah.



Traveling ke negara tempat bahasa itu berasal



Bagi Benny Lewis, traveling adalah salah satu cara yang ampuh untuk langsung mempraktekkan bahasa yang ia pelajari.

Dalam proyeknya, ia akan tinggal selama kurang lebih tiga bulan pada negara tujuannya tersebut untuk belajar di sana.

Mungkin ini adalah cara ekstrem yang dilakukan untuk mempelajari sebuah bahasa karena kita akan berpikir tentang biaya hidup yang mahal di negara tersebut.

Untuk mengatasi cara ini, kita harus bisa belajar dari para backpackeran atau coba ikut couchsourfing dimana kita bisa menginap di rumah-rumah penduduk sehingga bisa ikut berbaur di sana.

Tips untuk traveling yang murah sudah banyak sekali di internet, mulai dari mencari waktu yang pas untuk membeli tiket (cari promo tiket),

penginapan atau hotel yang murah seperti courchsourfing tadi,

dan

kuliner yang tidak menguras kantong namun enak.

Soal biaya, kita bisa belajar bagaimana cara mendapatkan penghasilan dari internet. 

Benny sendiri mengakui ia juga tetap melakukan aktivitas bloggingnya ketika berpergian. Walaupun dibanyak tempat masih harus berhadapan dengan koneksi internet yang tidak stabil.

Jadi traveling belajar bahasa bukan seperti traveling liburan yang identik dengan biaya besar.

Untuk cara yang satu ini mungkin masih belum terlalu saya pikirkan, walaupun sekarang saya sebenarnya sudah berada jauh dari rumah tapi tidak menutup kemungkinan kalau nanti blog saya ini sudah bisa menghasilkan pendapatan yang lumayan. Amin !

Sampai itu bisa terwujud, saya akan belajar bahasa Inggris dengan giat dulu dech.



Nah itu tadi 6 kunci sukses bagaimana para poliglot menguasai bahasa asing.


Cara tersebut juga yang saya coba adopsi untuk belajar bahasa Inggris setelah lulus kuliah.

Jika kalian beranggapan terlalu tua untuk belajar asing, Steve Kaufmann di usianya yang sudah 60 tahun lebih sedang belajar bahasa ketiga belasnya yaitu bahasa Korea.

Malu donk sama simbah-simbah kayak gitu.

Kita masih muda kok otak tua ?!

Okey, kalian punya tips-tips belajar bahasa asing yang lain? 

Kasi tahu saya lewat kolom komentar di bawah ya.


Cheers !!!

Artikel Terkait

6 Kunci Sukses Belajar Bahasa Asing dari para polyglot
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email